cara mendapatkan restu orang tua

Pernikahan tak direstui orangtua tentu bisa membuat Anda dan pasangan sedih. Kalau itu yang terjadi, berikut beberapa hal yang boleh dan tidak bisa dilakukan oleh Anda dan suami.

Pernikahan tak direstui orangtua tentu bisa membuat Anda dan pasangan sedih. Pernikahan itu tentunya juga bisa berdampak buruk pada hubungan Anda dan orangtua.

Anda tentu tidak ingin selamanya menikah tanpa restu orangtua. Berikut beberapa cara yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika kondisi tersebut terjadi pada pernikahan Anda, seperti dikutip dari About:

1. Jujurlah dengan orangtua Anda saat memberitahukan kenapa Anda sangat mencintai pasangan. Cari kesempatan untuk membuat orangtua lebih mengenal suami. Saat kesempatan itu ada, misalnya makan malam bersama, obrolkan hal-hal seperti kenangan masa kecil, mimpi-mimpi dan tujuan hidup Anda dan suami.

2. Saat mencoba mengobrol dengan orangtua tentang suami, bisa jadi orangtua akan mengatakan hal-hal buruk tentang pasangan Anda. Tentu ucapan tersebut bisa membuat Anda sakit. Namun berusahalah untuk tidak emosi dan dengarkan dulu perkataan mereka. Marah-marah hanya akan membuat orangtua semakin antipati pada pernikahan Anda.

3. Kalau orangtua benar-benar tidak mau memberikan restunya, Anda harus berusaha menerimanya. Jangan coba-coba menggunakan kehamilan Anda (kalau memang Anda sedang hamil), sebagai cara untuk membuat orangtua merestui pernikahan Anda dan suami. Belum tentu cara tersebut meluluhkan hati mereka.

Sebagai jalan keluar, mungkin Anda bisa minta bantuan pihak ketiga untuk mendamaikan. Buat orangtua paham kalau Anda dan pasangan memang benar-benar saling mencintai. Jadi meskipun pernikahan itu tidak berlangsung sekarang dan harus menunggu restu datang, cinta kalian tak akan retak.

4. Jika Anda ragu tentang hubungan dengan pasangan yang tidak direstui orangtua ini, tak ada salahnya menunda rencana pernikahan sampai Anda yakin. Permasalahan akan jadi semakin rumit ketika pernikahan sudah berlangsung dan pada akhirnya berakhir menjadi perceraian.

5. Bicarakan dengan pasangan soal batasan yang perlu dibuat dengan orangtua Anda jika memang mereka sulit menerima pernikahan tersebut. Batasan ini perlu agar ketidaksetujuan orangtua tak menjadi ganjalan dalam hubungan Anda dan pasangan.

6. Putuskan bersama apakah ke depannya, suami akan hadir ke acara-acara keluarga atau ikut ke rumah orangtua atau tidak bersama Anda. Jangan sampai nantinya suami membuat hubungan Anda dan orangtua semakin berjarak. Suami harus paham kalau menjauhkan Anda dari keluarga dan orang-orang terdekat justru membahayakan pernikahan.

7. Tidak adanya restu orangtua bisa membuat pernikahan tersebut terus dilanda fase krisis. Jika hal ini terjadi pada Anda temui terapis pernikahan atau psikolog yang dapat membantu.

8. Jangan biarkan konflik soal restu orangtua ini semakin membesar hingga akhirnya menghancurkan hubungan Anda dan orangtua. Teruslah berusaha untuk memperbaikinya. Marah dan terus emosi dampaknya juga kurang baik untuk kesehatan.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: