Arema gilas PSM 4-0

 

                  AREMA GILAS PSM 4-0
Malang – Harapan Arema Indonesia mendapatkan poin penuh pada laga lanjutanIndonesian Premier League(IPL) menjamu PSM Makasaar terwujud. Tim ‘Singo Edan’ menang telak dengan skor 4-0.

Di Stadion Gajayana, Sabtu (17/3/2012) sore WIB, tim tuan rumah sudah unggul dua gol duluan di babak pertama yang dicetak oleh Andrew Barisic dan Roman Chamello. 

Gol pertama tercipta setelah umpan silang Putut Waringin Jati dari sektor kiri gawang PSM disambut tandukkan kepala Barisic yang bersarang di sisi atas gawang. Kedudukan berubah menjadi 1-0. 

Unggul satu gol anak asuh Dejan Antonic ini semakin garang dalam menekan jantung pertahanan lawan. Di menit 37, Roman Chamello berhasil menggandakan kemenangan menjadi lewat sepakan kaki kirinya. Skor 2-0 pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua PSM masih kesulitan mencetak gol balasan. Malahan harus kehilangan salah satu pemainnya, Fandi Eddy diganjar kartu merah oleh wasit di menit 63 akibat melakukan pelanggaran keras.

Bermain dengan sepuluh pemain membuat skuad berjuluk Juku Eja itu semakin terpuruk dan kewalahan menghadapi permainan Arema. 

Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan oleh Arema untuk menambah pundi-pundi golnya. TA Musrafy kali ini mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah skor menjadi menjadi 3-0 di menit 64.

Kiper PSM Andi Muhammad dipaksa kembali memungut bola dari gawangnya sendiri di menit 72. Anggo Julian melepaskan tembakan yang membentur pemain bertahan PSM Satrio Syam, malangnya bola justru meluncur ke gawangnya sendiri. Arema 4, PSM 0.

Antonic mengaku puas dengan performa skuadnya yang bermain dengan apik dan berhasil mencapai target kemenangan. 

“Menang jadi target kami dengan mengandalkan semangat pemain muda, pertandingan sore ini anak-anak sudah bermain baik,” ujar mantan pelatih Timnas Hongkong ini usai pertandingan.

Keputusan PSM untuk menurunkan sejumlah pemain muda tidak berhasil. Hal ini diakui Pelatih PSM Makassar Pieter Segrt. 

“Kekalahan ini karena terlalu berani menurunkan pemain muda, faktor pengalaman menjadi masalah terbesar. Saya pun akan tanggung jawab atas kekalahan ini,” lugas Segrt.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: