Klarifikasi Sinetron Putih Abu-Abu, SCTV Penuhi Panggilan KPID NTB

Klarifikasi Sinetron Putih Abu-Abu, SCTV Penuhi Panggilan KPID NTB
Mataram, MATARAMnews – Manajemen Stasiun TV swasta nasional SCTV akhirnya memenuhi panggilan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Barat guna memberikan klarifikasi terkait keluhan pemirsa atas tayangan sinetron remaja ‘Putih Abu-Abu’. “Ya mereka sudah datang memenuhi undangan kami minggu kemarin. Mereka datang untuk silaturahmi sekaligus memberikan data dan informasi yang kami butuhkan berkaitan dengan sinetron tersebut,” kata Sukri Aruman, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID NTB.
Dalam pertemuan tersebut, jelas Sukri, pihak SCTV diwakili Uki Hastama selaku Corporate Communication SCTV dan Direktur Operasional SCTV Mataram dengan membawa beberapa keping CD rekaman, bukti siar sinetron Putih Abu-abu yang tayangan perdananya pada 12 Februari 2012 lalu menuai protes pemirsa di Lombok karena ceritanya dinilai sarat muatan kekerasan dan penggambaran kehidupan pelajar sekolah yang tidak pantas.
Dikatakan Sukri, pihak SCTV sendiri mengakui kalau tayangan perdana sinetron Putih Abu-Abu menuai protes tidak saja dari pemirsa di NTB tetapi juga dari daerah lain, meskipun ada juga yang memberikan apresiasi. ”Mereka sebenarnya juga sudah mendapatkan tanda lulus sensor dari LSF dengan kategori tayangan remaja, tetapi bisa saja beberapa adegan dan ceritanya yang lolos dari  gunting sensor LSF sehingga kami akan mendalami dan mengkaji lebih dalam bagian adegan dan  cerita yang mana kami nilai tidak sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran,” paparnya seraya menambahkan kecenderungan pemirsa di NTB yang doyan menonton sinetron  sebagai acara paling diminati di stasiun TV.
Menurut Sukri, KPID NTB menilai positif komitmen  pihak SCTV yang berjanji akan memperbaiki kualitas siarannya termasuk  memberitahukan pihak rumah produksi sinetron Putih Abu-abu agar memperhatikan apa yang menjadi keluhan pemirsa di NTB.” Kami juga akan memplenokan hasil kajian kami atas sinetron tersebut beberapa hari ke depan. Apakah aka ada sanksi administratif seperti teguran tertulis atau sekedar memberikan himbauan dan lain sebagainya, saat ini masih sedang dalam proses,”imbuhnya dan berharap sinetron Putih Abu-Abu tidak bernasib sama seperti sinetron Islam KTP yang berubah judul jadi Bukan Islam KTP (SCTV) ataupun sinetron Hareem yang berubah judul jadi Inayah (Indosiar). “KPID NTB akan selalu berkoordinasi dengan KPI Pusat dan melayangkan juga surat tembusan kepada pihak terkait berkaitan dengan pengawasan isi siaran,”tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: